Rabu, 02 April 2014

TIMUN MAS ( GOLDEN CUCUMBER)
 
Ilustrasi timun Mas
Pada suatu hari ada sepasang suami-istri yang sudah tua dan sudah lama mengidam-ngidamkan seorang anak atau keturunan dan tinggal disebuah gubuk yang sudah tua dihilir sungai. Pada suatu ketika sang istri bertapa di sebuah gua didalam gunung selama 4 hari 4 malam. Dan seketika itu terdengar suara kaki raksasa yang sedang mendekatinya.
         
Dan raksasa itu memberikan sebutir biji mentimun kepadanya dan berkata”tanamlah biji ini dan kamu akan mendapatkan seorang anak dan rawatlah ia baik-baik dan satu hal lagi jangan lupa jikalau anak itu sudah besar kau harus mengembalikannya lagi kepadaku”. Dan buto ijo pun berlalu meninggalkannya.
       
Ia pun berlari menuruni gunung dan ketika tiba dirumah ia langsung menanam butir tersebut dengan harapan mendapatkan seorang anak. Beberapa minggu pun sudah berlalu hingga tiba saatnya untuk memanen mentimun tersebut. Ketika ia melihat ada sebuah mentimun yang berukuran lebih besar dari biasanya dan berwarna emas,maka ia langsung mengambil dan membelahnya,dan iapun terkejut ketika melihat isi mentimun itu ternyata seorang bayi perempuan yang sangat jelita dan ia pun diberi nama TIMUN EMAS.
        
Tahun demi tahun pun berlalu begitu cepat sehingga ia berumur 9tahun dan ia sudah mulai membantu ibunya dengan pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar. Ketika ia pulang kerumah ia mendapati ibunya sedang menangis tersedu-sedu,maka seketika itupun ia mendekati ibunya dan berkata,”kenapa ibu menangis”.
       
“ibu tidak menangis kok nak, ibu hanya sedih karna teringat janji ibu dengan si buto ijo. Kalau kamu sudah besar maka kamu harus dikembalikan lagi kepada buto ijo. Pada keesokan harinya ibu pun membuka sebuah peti yang ada dibawah ranjang. Dan keesokan harinya timun pun bangun dengan senyum yang manis,,,,,,
           
Pagi-pagi sekali ibunya menyuruh timun untuk meninggalkan rumahnya dan ia memberi bekal berupa barang-barang yang sakti untuk menghadapi buto ijo. Lalu timun pun pergi meninggalkan rumahnya bengan bergegas. Langkah demi langkah hingga timun pum berlalu dari hadapan ibunya dan seketika itupun buto ijo muncul dihadapan sang ibu, dan bertanya dimana timun mas berada dengan kata-kata kasar. Lalu sang ibupun berkata;”ia sudah pegi jauh dari sini”. Lalu buto ijo pun mengikuti jejaknya kehutan, ketika buto ijo hampir mendekati timun mas.
          
Seketika itu timun mas melempari terasi,dan tanpa diduga sebelumnya terasi itupun berubah menjadi lumpur  dan gunung-gunung yang besar. Tetapi karna buto ijo itu sakti dan kuat, maka ia bisa melewatinya. Dan ia mengejar timun dengan menanggung amarah yang sangat besar karna sudah di permainkan. Ketika kembali mendekati timun, maka timun pun melemparinya dengan paku-paku yang berubah menjadi besar dalam sekejap dan menusuk kaki sang buto ijo sehingga ia merasakan kesakitan yang amat sangat. Dan ketika buto ijo sedang kesakitan dengan kesempatan itu pula timas melemparinya dengan garam yang kemudian menjadi lautan yang luas dan sang raksasa pun tenggelam dalam lautan tersebut.

Dengan demikian timas dan ibunya hidup tentram dan damai tanpa ada gangguan dari buto ijo lagi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 comentários:

Posting Komentar

Kontak

Hubungi Kami Melalui Email

Games

wa

Alamat

Kontak Info

Kantor Pusat Yayasan Dayah Nurul Hilal Pesantren Terpadu Nurul Ulum Kecamatan Peureulak,Kabupaten Aceh timur, Provinsi Aceh.

Alamat:

Jalan Medan–Banda Aceh KM. 394. Gp. Cot Keh Kecamatan Peureulak Kab. Aceh Timur-Provinsi Aceh 24453

Telepon:

0646 – 531740

Email:

nurululumaceh@gmail.com